October 16, 2026
Exposed CGI printenv.pl
1. Ringkasan Eksekutif (Executive Summary / TL;DR)

By Mencari si dia
2 min read
Exposed CGI printenv.pl di Portal e-SPTPD Pemerintah Kabupaten [REDACTED]: Kebocoran Informasi Lingkungan Server
1. Ringkasan Eksekutif (Executive Summary / TL;DR)
- Jenis Kerentanan: Sensitive Information Disclosure (Exposed CGI Script)
- Vektor: Akses langsung ke file
/cgi-bin/printenv.pl - Dampak: Kebocoran environment variables, path sistem, versi software (Apache, PHP, OpenSSL), dan konfigurasi server. Informasi ini dapat membantu penyerang memetakan infrastruktur dan merencanakan serangan lanjutan.
- Status: Silent Fixed (Diperbaiki tanpa konfirmasi/balasan dari pihak terkait)
- Severity: Medium
2. Pendahuluan (Introduction)
Halo, saya Primandito Adi Setiya, seorang bug hunter. Pada 15 November 2025, saya sedang melakukan reconnaissance dan vulnerability testing pada portal layanan publik milik Pemerintah Kabupaten [REDACTED], khususnya pada sistem e-SPTPD (Elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Daerah).
Saat melakukan fuzzing direktori, saya menemukan sebuah script CGI bawaan Apache (printenv.pl) yang masih dapat diakses secara publik. Script ini menampilkan berbagai variabel lingkungan server yang seharusnya tidak terekspos.
Artikel ini akan membahas bagaimana saya menemukannya, apa saja yang terekspos, hingga dampak dari kerentanan ini.
3. Detail Kerentanan (Vulnerability Details)
Aplikasi pada target tidak menghapus atau memblokir akses ke script default Apache printenv.pl yang terletak di direktori /cgi-bin/. Ketika script ini dieksekusi melalui web server, ia akan mengembalikan semua variabel lingkungan (environment variables) yang tersedia untuk proses CGI tersebut.
Informasi yang terekspos meliputi:
- HTTP headers (User-Agent, Accept, Cookie, dll)
- Path sistem operasi (PATH, PHPRC, MYSQL_HOME, dll)
- Versi software (Apache/2.4.48, OpenSSL/1.1.1k, PHP/7.4.20)
- Konfigurasi server (SERVER_ADMIN, SERVER_NAME, SERVER_PORT, dll)
4. Langkah Reproduksi (Steps to Reproduce / PoC)
Berikut adalah langkah-langkah untuk mereproduksi kerentanan ini:
Step 1: Identifikasi Target
Buka browser dan akses URL script CGI pada target:
https://e-sptpd.redactedkab.go.id/cgi-bin/printenv.pl
Step 2: Analisis Informasi Perhatikan output yang ditampilkan. Terlihat berbagai informasi sensitif seperti:
SERVER_SOFTWARE="Apache/2.4.48 (Win64) OpenSSL/1.1.1k PHP/7.4.20"PATHyang membocorkan struktur direktori instalasi PHP, Apache, dan MySQL.PHPRC="C:\xampp\php"MYSQL_HOME="C:\xampp\mysql\bin"
Step 3: Verifikasi Perbaikan (Post-Fix)
Setelah dilaporkan, pihak terkait tampaknya melakukan perbaikan secara diam-diam. Saat ini, akses ke URL printenv.pl sudah tidak dapat diakses. Verifikasi dilakukan pada 16 Oktober 2026.
5. Dampak (Impact)
Kebocoran informasi lingkungan server ini dapat dimanfaatkan penyerang untuk:
- Pemetaan Infrastruktur: Mengetahui versi Apache, PHP, dan OpenSSL yang digunakan. Jika versi tersebut memiliki kerentanan yang diketahui, penyerang dapat mengeksploitasinya.
- Information Disclosure: Membocorkan path absolut sistem, yang dapat membantu dalam serangan Local File Inclusion (LFI) atau Remote Code Execution (RCE).
- Reconnaissance Lanjutan: Mengetahui konfigurasi server dan environment variables dapat membantu penyerang merencanakan serangan yang lebih terarah.
- Kebocoran Kredensial: Dalam beberapa kasus, environment variables dapat berisi kredensial database atau API key yang sensitif.
6. Rekomendasi Perbaikan (Remediation)
Untuk mencegah kerentanan ini terulang, ada tiga langkah krusial yang harus dilakukan:
- Hapus Script Default: Segera hapus script default seperti
printenv.pl,test-cgi,printenv, dan script CGI lain yang tidak digunakan dari direktori/cgi-bin/. - Blokir Akses ke /cgi-bin/: Jika direktori CGI tidak digunakan, blokir akses ke direktori tersebut melalui konfigurasi web server.
- Nonaktifkan CGI: Jika tidak ada aplikasi yang membutuhkan CGI, nonaktifkan modul CGI pada web server untuk mengurangi permukaan serangan.
7. Timeline (Kronologi)
- 15 November 2025: Menemukan kerentanan dan melakukan verifikasi PoC.
- 15 November 2025: Melaporkan kerentanan ke pihak terkait.
- [Hingga 16 Oktober 2026]: Tidak ada balasan atau konfirmasi dari pihak terkait.
- 16 Oktober 2026: Melakukan pengecekan ulang, script
printenv.plsudah tidak dapat diakses. Writeup dipublikasikan sebagai dokumentasi portofolio.
8. Penutup
Kerentanan ini menjadi pengingat bahwa script default bawaan web server seringkali terlupakan dan dapat menjadi pintu masuk bagi penyerang. Meskipun laporan ini tidak mendapatkan balasan resmi dan diperbaiki secara diam-diam (silent fix), saya tetap mengapresiasi upaya pihak terkait yang telah menutup celah ini.
Bagi para bug hunter, silent fix adalah hal yang lumrah. Yang terpenting adalah kerentanan sudah tidak bisa dieksploitasi lagi. Dokumentasi seperti ini tetap penting untuk portofolio kita. Happy hunting!
Terima kasih sudah membaca. Jika ada pertanyaan, feel free to reach out.