November 2, 2026
Jarkom: VLAN — Virtual Local Area Network
Hello everyone! Welcome back to my lab report. New day, new lab report! Nabil heree, and today’s session is all about VLAN (Virtual Local…

By Nabilla Paraswati
6 min read
Hello everyone! Welcome back to my lab report. New day, new lab report! Nabil heree, and today's session is all about VLAN (Virtual Local Area Network). Ready to explore the breakdownn with me? Let's gooww dive in!
Pendahuluan
Pada praktikum kali ini kita akan belajar memahami konsep dasar VLAN beserta fungsi, cara kerja, dan tipe-tipe klasifikasinya dalam arsitektur jaringan lokal. Membuat dan mengkonfigurasi VLAN pada perangkat Switch menggunakan simulator Cisco.
Dasar Teori
Vlan Virtual Local Area Network ( VLAN ) adalah sebuah model atau topologi jaringan yang memungkinkan pembagian satu domain fisik jaringan lokal menjadi beberapa domain lokal virtual secara logis. Berbeda dengan Local Area Network(LAN) konvensional yang batasannya ditentukan oleh lokasi fisik kabel dan perangkat interkoneksi, VLAN mampu melewati batasan fisik tersebut. Dengan VLAN, workstation yang berada di lantai atau gedung yang berbeda dapat disatukan dalam satu segmen jaringan yang sama seolah-olah terhubung pada satu switch yang sama, begitu pula sebaliknya.
Fungsi dan Keuntungan VLAN Implementasi VLAN pada jaringan skala menengah hingga besar memberikan beberapa manfaat yaitu :
- Keamanan : Bisa memisahkan lalu lintas data sensitif antar divisi secara logis. Pengguna luar atau divisi lain tidak dapat mengakses paket data di segmen VLAN berbeda tanpa adanya hak akses perutean khusus.
- Penghematan Biaya : Menghemat alokasi bandwidth yang tersedia serta meminimalkan kebutuhan investasi perangkat hardware baru atau upgrade infrastruktur kabel yang mahal.
- Performa Lebih Tinggi : Memecah jaringan layer 2 yang besar menjadi kelompok-kelompok broadcast domain yang lebih kecil. Dampaknya, lalu lintas paket data sampah yang tidak dibutuhkan di dalam jaringan bisa ditekan secara drastis.
- Broadcast Storm Mitigation: Mengurangi probabilitas terjadinya broadcast storm karena cakupan penyebaran paket broadcast dibatasi hanya di dalam satu VLAN saja
- Improved IT Staff Efficiency : Mempermudah tugas administrator jaringan dalam mengelola dan memindahkan hak akses pengguna karena pengelolaan sumber daya dikelompokkan berdasarkan kesamaan segmen fungsi kerja
Cara Kerja VLAN VLAN bekerja pada layer 2 ( Data Link Layer) menggunakan database atau tabel penandaan( tagging) yang disimpan di dalam memori switch manageable. Switch bertanggung jawab mencatat informasi port mana saja yang tergabung ke dalam ID VLAN tertentu. Ketika paket data terkirim, switch akan memeriksa tag atau informasi kepemilikan port tersebut untuk menentukan ke mana paket boleh diteruskan. Agar lalu lintas dara antar VLAN yang berbeda ID dapat saling berkomunikasi, jaringan wajib menggunakan perangkat Layer , yaittu router, untuk melakukan proses perutean ( inter-VLAN router).
Tipe-Tipe Klasifikasi VLAN
Penentuan segmen suatu VLAN dapat dibagi menjadi beberapa metode berikut yaotu:
- Berdasarkan port (port-based): Keanggotaan VLAN ditentukan berdasarkan nomor port fisik pada switch. Contohnya, port 1 dan 4 diset untuk VLAN 2, sedangkan port 2 dan 3 untuk VLAN 1. Kelemahannya, jika komputer pengguna pindah meja colokan kabel, admin harus mengubah konfigurasi port switch secara manual.
- Berdasarkan MAC Address (Mac-Based): Keanggotaan didasarkan pada alamat fisik (mac address) dari kartu jaringan (NIC) komputer. Kelebihan dari MAC-Based ini adalah pengguna bisa bebas berpindah port fisik switch dan tetap berada di VLAN yang sama. Kekurangannya, manajemen awal susah karena harus memasukkan ratusan MAC address secara manual.
- Berdasarkan Tipe Protokol: Pembagian berdasarkan jenis protokol lapisan network yang digunakan, misalnya memisahkan lalu lintas protokol IP dan IPX.
- Berdasarkan IP Student: Memetakan keanggotaan VLAN langsung merujuk pada alamat subnet IP yang digunakan di komputer. Cara ini bekerja di layer yang lebih tinggi, Sehingga proses penerusan paketnya sedikit lebih lambat dibanding metode port atau MAC.
- Berdasarkan aplikasi atau kombinasi: Menentukan hak VLAN berdasarkan jenis aplikasi yang dieksekusi pengguna, seperti membatasi aplikasi FTP hanya untuk VLAN tertentu.
Praktikum
Praktikum menggunakan Cisco Packet Tracer langkah langkah pengerjaannya sebagai berikut:
- Buka Cisco Packet Tracer di komputer
- Pada workspace siapkan komponen hardware berikut :
- 4 unit end devices berupa PC ( PC 0, 1, 2, 3) disini aku nambah sampai PC 15
- 1 unit Switch
- Kabel tembaga tupe Straight-Through untuk menghubungkan PC ke port Switch.
Hubungkan PC ke Switch dengan ketentuan port fisik:
- PC0 terhubung ke FastEthernet 0/1
- PC1 terhubung ke FastEthernet 0/2
- PC2 terhubung ke FastEthernet 0/3
- PC3 terhubung ke FastEthernet 0/4
Dan seterusnya. Lalu lakukan konfigurasi IP Address pada masing-masing PC secara statis sesuai ketentuan network divisi masing-masing.
Konfigurasi IP PC0
Konfigurasi IP PC1
Konfigurasi IP PC2
Konfigurasi IP PC3
Konfigurasi IP PC4
dan seterusnya. Lalu ke CLI di switch untuk mendaftarkan database VLAN 10, 20, 30, 40, 50, 60, lalu masukkan masing-masing port kedalam keanggotaan VLAN tersebut.
Perintah Switch>enable digunakan untuk berpindah dari user execution mode, ditandai dengan tanda > menuju Privileged EXEC Mode. Mode ini memberikan hak akses bagi administrator untuk melihat status internet switch secara penuh.
Switch#configure terminal digunakan untuk berpindah dari privileged mode ke Global Configuration Mode. Di mode ini kita baru di izinkan untuk mengubah konfigurasi global perangkat switch.
- vlan 10 → perintah ini digunakan untuk membuat segmen baru dengan identitas unik bernilai 10 dalam database switch, prompt otomatis berubah menjadi
Switch(config-vlan)#. - name vlan10 → digunakan untuk memberikan label atau nama pada Vlan 10 agar mempermudah dokumentasi administrasi jaringan
- exit → digunakan untuk keluar dari konfigurasi VLAN kembali ke mode komfigurasi global. Langkah ini dilakukan berulang sampai selesai dari VLAN10 sampai VLAN60
Lakukan konfigurasi VLAN seperti di atas, lalu lakukan juga konfigurasi sebagai berikut :
- PC 0 dan PC1 akan dibuat masuk kedalam VLAN10 dengan network 10.10.59.10 dan 10.10.59.11
- PC2 dan PC3 kedalam VLAN20 dengan network 20.20.59.20 dan 20.20.59.21
Untuk melihat hasil konfiurasu VLAN pada switch, gunakan perintah show vlan pada seitch seperti di atas
Lakukan pengecekan dengan menggunakan ping pada masing-masing PC, jika berhasil maka PC tidak bisa ping ke yang beda VLAN, seperti pada gambar di atas. Bisa dilihat pada gambar kalau PC0 dan PC1 bisa di ping begitu pun sebaliknya, sedangkan PC2 di ping ke PC0 tidak bisa karena beda VLAN.
Disini saya mencoba untuk menambahkan end device lagi untuk belajar
Disini dilakukan konfigurasi VLAN 30, 40, 50, 60
Lalu dilakukan pengecakkan seperti di bawah
Bisa dilihat semua End Device bisa di ping kan ke masing masing end device yang berada di VLAN yang sama.
Topologi akhirnya seperti ini :
Meskipun secara fisik semua pc terhubung ke satu switch yang sama, secara sistem pc telah dipisahkan di ruangan yang berbeda. Jika berbeda vlan maka tidak bisa di ping switch akan menolak meneruskan broadcast paket ke luar vlan. Ini membuktikan kalau fungsi isolasi keamanan (security) dan pembatasan domain gangguan jaringan dari teknologi Vlan bisa bekerja dengan baik.
Kesimpulan
VLAN bisa memecah satu jaringan fisik menjadi beberapa sub-bagian jaringan logis yang mandiri tanpa perlu menambah perangkat switch baru, sehingga efisien di bagian biaya. Port switch manageable bisa dikonfigurasi secara spesifik untuk membatasi hak akses komputer pengguna dengan mendaftarkannya ke VLAN yang sesuai. Perangkat komputer yang berbeda VLAN nya tidak akan pernah bisa saling terhubung secara langsung. Kalau perlu berinteraksi administrator wajib menambahkan perangkat perutean seperti router dengan konfigurasi inter VLAN yang tepat.
Referensi
Nugroho, Ahmad. Praktikum Jaringan Komputer, Pertemuan 9 — VLAN
VLAN: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis-Jenisnya Menggunakan VLAN dapat mengelompokkan kumpulan perangkat pada jaringan LAN yang terpisah. Simak artikel ini untuk…
What is VLAN (Virtual Local Area Network) and its Types? What is VLAN? - VLAN or Virtual Local Area Networks are nothing but a logical grouping of switch ports to have separate…
And that's it for today's session. Another lab, another lesson learned! See you in the next breakdown! Thankiess for exploring with me~ paiii paiiii
Name: Nabilla Dwi Putri Paraswati NPM: 2505060059 Department of Information Technology Study Program, Faculty of Engineering, Tidar University