Konon katanya, sang jelita sudah mendapat belas kasih. Hatinya dikurung. Lalu dia, jatuh dalam alunan asmara. Yang pasti sang nahkoda lari tanpa arah dalam buaian hati
Dari bilik sana, api marah sang jelita dihirup dan dicium mati oleh tuan.
Justru cinta yang menghanyutkan mereka pun gelisah. Rupa-rupanya sedang gusar hati jelita tampaknya, tuan berlayar tanpa kabar.
Elang sang tuan pun cukup lama memgirim surat cinta entah waktu yang berpacu atau cantik nya paras jelita dibutakan semesta.
Baik tuan ataupun jelita terbakar api asmara mereka
Tapi cinta, selalu memberi lika liku