Setelah membaca pesan dari Rassya, Viera berlari keluar dari ruangannya dan menuju ke lokasi yang di kirim Rassya dengan terburu-buru. Namun belum jauh dari ruangannya dia berpapasan dengan Syaii "Vii, lo mau kemana? tanyanya.

Viera menatapnya Syaii dengan ketegangan "Gue, harus kejar Zhea. Rassya ngejelasin semuanya dan dia pergi" jawabnya

Syaii yang kaget "Astaga, terus Zhea dimana. Ayoo kita bareng aja" ucap Syaii

"Gak sya, lo tolong ngasih tau Alva. Nanti gue shareloc" ucap Viera

"Iya, lo hati-hati ya" ucap Syaii_ "Va, setiap kita ingin ngomong tentang hubungan kita. Pasti ada aja halangannya" ucap Syaii dalam hati.

Kemudian dia berjalan pelan menuju ruangan Alva, namun mereka berpapasan di depan ruangan Alva, karena melamun Syaii tak sengaja menabrak Alva dan hampir jatuh belum sempat jatuh Alva dengan sigap menangkapnya mereka saling menatap beberapa menit lamanya. "Heii sya, kamu kenapa? tanya Alva

"Va, Viera lagi kejar Zhea, tadi Zhea ngomong sama Rassya. Dan dia pergi" ucapnya dengan nada sedih

"Apaa? ngomong dimana. Kamu tau tempatnya kita kesana sekarang" ucap Alva sambil memegang tangan Syaii

"Kamu tenang dulu, tunggu Viii shareloc lokasinya" ucap Syaii mencoba menenangkan Alva

Alva mondar-mandir untuk menghilangkan kepanikannya "Aakhh, awas aja lo Rassya. Berani Zhea kenapa-napa, gue gak akan maafin lo" ucapnya dalam hati.

Sesampainya di lokasi yang dikirimkan Rassya, Viera buru-buru mencari Zhea. Saat melihat Zhea, Viera berlari ke arah Zhea sambil berteriak "Zheaaaa.. zhee"

Zhea yang mendengar namanya di panggil menengok dia melihat Viera sedang berlari ke arahnya "Vii, siapa yang ngasih tau lo, kalo gue disini?" tanyanya dengan tersedu-sedu

Viera yang melihat Zhea seperti itu, dengan cepat memeluknya erat-erat "Tenang ya, udah ada gue disini" ucapnya sambil mengusap lembut kepala Zhea_ Zhea hanya menangis tersedu-sedu di pelukan Viera. "Tadi Rassya yang shareloc lokasi kalian berdua, lo kenapa sih mau ketemu Rassya gak bilang ke gue atau Syaii buat temenin lo" ucapnya dengan nada kuatir

Mereka saling melepas pelukan "Gue takut kalo kalian masih sibuk dan ganggu" ucap Zhea pelan

"Terakhir ini lo ketemu sama dia Zhe, lo harus bisa move-on dari dia" ucap Viera menasihati Zhea "Lo, gak lirik atau mau coba buka hati buat Zein?' tanyanya

Zhea melihat Viera dan berucap pelan "Gue mau selesai dulu sama Rassya, baru gue mau buka hati buat dia vii"

Viera mengusap kepalanya kuat-kuat "Ini udah selesai kan? Lo udah dapat jawaban dari semua pertanyaan Lo kan?, jadi mulai sekarang jauh² deh dari dia" ucapnya

"Iya, tapi dengan begitu mudahnya dia gak cinta lagi sama gue Vii" ucap Zhea

Viera yang mendengar itu tersenyum "Kita gak tau Zhe, apa yang terjadi diantara mereka. Jadi sekarang gue chat tuh si Rassya biar kalian ngobrol dan lo juga ngomong sama dia, kalo mau marah-marah silahkan luapin emosi lo yang selama ini lo pendam" ucapnya "Dan kalian beresin semua masalah kalian, habis itu lo gak usah ketemu sama dia lagi di pertemuan manapun, oke" lanjutnya

Viera dengan cepat menghubungi Rassya, yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua dari jauh.